IHSG berpotensi menguat seiring The Fed tahan suku bunga

The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan selama tiga pertemuan beruntun pada kisaran 5,25-5,5 persen

Jakarta (Koridor TV) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis berpotensi bergerak menguat seiring bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed menahan tingkat suku bunga acuannya.

IHSG dibuka dibuka menguat 58,70 poin atau 0,83 persen ke posisi 7.134,04. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,76 poin atau 1,37 persen ke posisi 945,67.

“Secara keseluruhan, katalis global dan domestik cenderung positif. IHSG berpotensi mengalami penguatan seiring dengan penurunan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun di level 4 persen, menyusul pernyataan dovish The Fed untuk memangkas suku bunga di tahun 2024,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Kamis.

Dari mancanegara, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan selama tiga pertemuan beruntun pada kisaran 5,25-5,5 persen.

The Fed juga memberikan pernyataan potensi pemotongan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) dalam tiga kali pertemuan pada tahun 2024 mendatang. Pernyataan dovish ini muncul setelah kenaikan suku bunga selama 11 kali, sehingga menjadikan yang tertinggi selama 22 tahun terakhir.

Dari Asia, pertumbuhan kredit baru China meningkat di level 1,09 triliun yuan pada November 2023, atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 738,4 miliar yuan.

Penyaluran kredit yang meningkat sejalan dengan kebijakan ekspansif dari bank sentral China (PBoC) yang menerapkan suku bunga terendah sepanjang sejarah untuk mendorong ekonomi.

Dari dalam negeri, penjualan mobil pada November 2023 terkoreksi 7,5 persen year on year (yoy) menjadi 84,43 ribu unit, atau lebih baik dibandingkan penurunan Oktober 2023 yang sebesar 13,8 persen (yoy), atau terjual 80,33 ribu unit.

Peningkatan ini mencerminkan konsumsi domestik tetap solid di tengah suku bunga tinggi di level 6 persen.

Bursa saham AS atau Wall Street menguat pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones Average ditutup menguat 1,40 persen, indeks S&P 500 naik 1,37 persen,serta indeks Nasdaq menguat 1,38 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 136,69 poin atau 0,42 persen ke 32.789,69, indeks Hang Seng menguat 248,98 poin atau 1,53 persen ke 16,477,73, indeks Shanghai menguat 7,12 poin atau 0,24 persen ke 2.975,88, dan indeks Straits Times menguat 30,68 poin atau 0,99 persen ke 3.134,94.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © Koridor TV 2023

Sumber : IHSG berpotensi menguat seiring The Fed tahan suku bunga

Leave a Comment